Home » » Prediksi Cuaca dengan Gejala Tubuh

Prediksi Cuaca dengan Gejala Tubuh

Catatan Ringan. Ramalan cuaca oleh Badan Meteorologi dan Biofisika (BMG) sudah sering kita lihat di media televisi, itu cara modern memperkirakan cuaca harian.  Dulu sebelum ada pengetahuan tentang itu orang memperkirakan hujan, panas atau gempa bumi dan lain-lain gejala alam dengan memperhatikan perilaku binatang.  Di Kalimantan sering orang memperhatikan bunyi kereriang, sejenis serangga kecil untuk memprediksi cuaca panas (cerah) atau hujan.  Ada hal menarik lain tentang prediksi ini yaitu apabila mau turun hujan bisa diprediksi dengan munculnya rasa sakit pada persendian lutut, mau tahu?

Tekanan atmosfer adalah tekanan dari lapisan udara yang menyelimuti bumi.  Hujan turun karena adanya pengaruh dari tekanan atmosfer.  Sirkulasi udara adalah saat udara hangat naik dan udara dingin turun.  Udara dingin yang naik akan menyebabkan sirkulasi udara menjadi tidak stabil, kemudian terbentuklah awan, lalu turun hujan.

Di daerah yang menerima pengaruh tekanan udara rendah, hujan akan turun.  Saat itulah sendi-sendi di badan kita menerima pengaruhnya, sehingga tenaga dalam tubuh melemah dan persendian akan terasa sakit.  Kaki akan terasa seperti tersengat, linu dan terasa sakit pada bagian otot.  Gejala seperti ini lebih banyak dialami para orang tua (manula) ketimbang anak muda.

prediksi hujan cara primitif

0 komentar:

Post a Comment